Pengetahuan Tertinggi Berasal dari Pengalaman Dan Sejarah
Senin, 11 November 2013
Selasa, 05 November 2013
Bagian 1 "Mengelola Diri Sendiri" – Para Capo
Bagian
1 "Mengelola Diri Sendiri" – Para Capo
“Setiap orang yang masih hijau dalam karirnya membutuhkan sponsor
seorang Capo, artinya sebelum kamu memegang komando, kamu harus belajar patuh.
Jika sang Capo membentak, kamu membungkuk mengikuti kesiur anginnya atau patah.
Jika sang Capo murka, kamu berdiri tegak dan mengucurkan keringat. Jika sang
Capo tertawa, kamu senyum (setidak – tidaknya).”
Capo artinya adalah mentor /
atasan / guru. Setinggi tingginya ilmu, sebanyak – banyaknya pengalaman, sifat patuh dan menghormati
atasan, berprilaku seperti bawahan jika kamu memang dalam posisi bawahan
karena sikap tersebut yang akan membuatmu bertahan dalam suatu perusahaan. Dan jangan
lah sekali –kali menggunakan bawahan yang belum pernah belajar patuh walaupun berkompetennya
dia
“Jika bertemu
dengan sang capo, bicaralah hanya jika kamu diajak bicara,dan itu pun sesuai
dengan sudut pandangnya; kalau tidak, berdiri tegak dan tutup mulut. Jika diminta
informasi tambahan mengenai sesuatu masalah, sodorkanlah jika kamu memang
memilikinya, tapi hanya jika diminta atau informasi yang sangat vital. Dengan kata
lain, pada dasarnya kamu adalah abdi bagi seorang atasan atau semacamnya selama
kamu masih menjadi bawahan”.
Jika kamu ingin menjadi bawahan
yang baik, kamu harus mengikuti apa arahan yang diberikan atasan kamu dengan
baik, jangan pernah melenceng atau mengabaikan perintah atau arahan yang
diberikan oleh atasan walaupun atasan lebih mempedulikan hasil dari kerja kamu,
tetapi dia akan menghargaimu jika kamu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan
arahannya.
“Ada pepatah Italia
yang mengatakan Tratta conquello che sono
miglio di te efagli, yang artinya bergaulah dengan orang – orang di atasmu,
dan lunasilah semua ongkosnya. .... ia penting bagi masa depanmu, dan kamu
harus menunjukan kepadanya bahwa kamu memahami dan menghargai hal itu. Kamu harus
menunjukan sikap hormat padanya”.
Bergaulah dengan orang – orang yang
bisa menunjang atas kenaikan karir dari pekerjaanmu, berikan apa yang mereka
mau, kerjakan dan selesaikan karena mereka adalah kunci dari pintu masa depan
karirmu.
“Belakangan dalam
karirmu, jika kebetulan saja mentor dari masa hijaumu di lingkaran itu
menghalangi kemajuanmu, apa yang harus kamu lakukan? Singkirkan dia, tentu
saja. Toh dia sudah mendapatkan karirnya, kan? Para mentor memiliki otoritas
dan kekuasaan (yang kamu juga incar). Tidak penting bagaimana mereka
mendapatkan semua itu, atau apakah mereka pantas mendapatkanya semua itu. Yang penting
adalah bahwa mereka sudah mendapatkannya. Mereka adalah orang – orang yang
memiliki tamparan menyengat, dan mereka akan menggunakan tamparan itu demi kamu
jika kamu mengerjakan tugas kotor mereka.”
Jangan pernah ragu untuk
menyingkirkan hal – hal yang bisa menghambat jenjang karirmu walaupun itu
adalah atasan kamu, singkirkan atasanmu dengan prestasi yang sangat besar untuk
perusahaan hingga Big Bos memperhatikan kamu dan memberikan promosi untuk kamu,
jangan pernah ragu atas kemampuan yang kamu miliki jika kamu memang berkompeten
dalam jabatan berikutnya.
“Jika Capo di
atasmu adalah seorang Buffone jangan
menonjol – nonjolkan dia. Itu akan ia lakukan sendiri. Sejauh menyangkut
kepentinganmu, dia tidak selalu benar, tetapi yang penting sekarang ini dia
adalah capomu. Tetapi jangan bermain cinta dengannya, dengan orang- orangnya,
kenalan – kenalannya, atau perusahaan dan lembaga – lembaga yang ada dibawah
perlindungannya. Cari tahu siapa adalah siapa, dan apa adalah apa. Simpan informasi
ini untuk kamu gunakan sendiri di masa depan. Dan yang terpenting, jangan
sekali – kali mengambil daging dari tempat kamu mengambil roti”.
Pengertian Buffone ini ialah
seorang yang tangguh dan mempunyai peranan penting dalam organisasi. Sang
Buffone ini adalah guru bagi kamu, ketahui bagaimana cara dia bekerja, cari
tahu orang yang penting bagi dia dalam menyelesaikan pekerjaannya, cari tahu
jaringan yang dia punya dan bekerja dengan siapa saja dia karena hal seperti
ini nanti akan berguna bagi kamu kedepannya jika kamu menjadi pemimpin kelak,
tetapi perlu di ingat jangan kamu khianati dia atau kamu menusuk dia dari
belakang, karena dia bisa dapet menghancurkan kamu seketika.
“Jika atasanmu
perkasa, ikuti petunjuknya,dukunglah dia, biarkan dia melindungimu,
mendukungmu, membiayai kamu, menggendongmu sambil menapak ke jenjang atas, dan
sekali lagi jangan mengusik wanita – wanitanya, istri, gundik, anak perempuan,
keponakan, babu, pelacur, sekretaris ataupun yang menjadi miliknya. Tapi jika
kamu cukup beruntung bisa mengawini anak perempuan seorangcapo atau kerabat
dekatnya tentu saja setelah mendapatkan
jauh sebelum itu izin darinya (andaikata kamu bisa kawin dengan apa yang
disebut Puteri Mafia, itu adalah karunia Tuhan bagi manusia pilihan; orang lain
tidak akan pernah bisa)”.
Jangan pernah sekali kali kamu
ikut campur urusan pribadi atasan kamu walaupun kamu mengetahuinya, bekerjalah
secara profesional sebagaimana kamu porsinya. Walaupun kamu sudah mempunyai ikatan
emosional dengan atasanmu karena jika kamu salah bersikap kamu akan meruntuhkan
ikatan tersebut. Dan beruntung sekali jika kamu bisa menjadi saudara angkat
dari atasanmu yang dimana akan menunjang karir kamu juga.
“Pastikan agar kamu
paham benar apa yang telah diperintakan bos sebelum kamu bertindak
melaksanakannya. Bagaimana jika kamu keliru membunuh orang, atau keliru
mendepak pegawai kecil di kantor cabang Kota Kansas? Pelajarilah seni
mengajukan pertanyaan. Ini mudah bagi beberapa orang tetapi sulit agi yang
lain. Tetapi ini selalu bagian terpenting”.
Terkadang Hal – hal kecil bisa
sangat penting. Kekurangan paham seseorang dalam menyaring arahan dari atasan
bisa menjadi sangat fatal dalam penyelesaian tugas. Jangan pernah malu untuk
bertanya kembali atas arahan yang diberikan atasanmu jika kamu tidak paham,
tetapi bertanya secara seni, artinya kamu bertanya dengan nada menegaskan bahwa
kamu memastikan arahan agar tidak jadi kesalahan dan jangan bertanya seakan –
akan kamu tidak mengerti atau bodoh.
“Juga, jangan
sekali – kali menulis apa pun juga yang bisa menjebloskan kamu ke penjara :
nama – nama, alamat – alamat, jumlah uang yang terhutang, perjanjian rahasia. Dokumen
– dokumen seperti itu sering kali disuguhkan sebagai bukti utama di pengadilan
orang – orang sial, dan kamu tidak akan senang menjadi orang semacam itu. Dan ingat,
semua Capo persis seperti kamu dulu harusmulai dari bawah, dan semuanya
sekarang berdiri di atas bahu para raksasa. Juga di atas tulang belulang para
raksasa. Jika kamu mendaki piramida itu, kamu mendaki bukit tulang. Tetapi dia
yang memetik buahnya memang harus mendaki. Ya kan?”.
Hal terpenting jika kamu
melaksanakan tugas kotor dari atasan kamu, atau kamu bagian yang terpenting
dalam organisasi yang mengetahui kebusukan organisasi kamu, kamu perlu
mengantisipasi kebocoran tersebut, tidak boleh ada yang tahu tentang hal itu,
baik rekan kerjamu bahkan dari keluargamu.
Bagian 1 "Mengelola Diri Sendiri" - Masuk dalam lingkaran
Bagian 1 "Mengelola Diri Sendiri" - Masuk dalam lingkaran
"Cara terbaik memasuki suatu bisnis adalah kamu sudah terlahir dalam keluarga bisnis tersebut"
syukuri apa yang sudah tuhan berikan gunakan sebaik - baiknya koneksi, keluarga, sahabat, teman, rekan bisnis karena mereka adalah tiket terusan untuk mencapai tujuanmu tanpa kamu harus memulai sesuatu dari nol dan untuk apa memulai dari nol jika kamu bisa start dari angka 8 ?
"Jelas,
Pertama – tama kamu harus mendapatkan sebuah posisi di dunia dari mana kamu
mulai merangkak ke atas, .... analisislah titik – titik kekuatanmu. ....
daftarlah untuk kamu sendiri titik – titik yang kamu pandang lemah.”
Mendapatkan Jabatan yang kamu inginkan dan mempertahankan
pekerjaan seperti itu langkah pertama adalah kamu harus bisa menilai apa yang
ada pada diri kamu sendiri baik itu kelebihan kamu dan kekurangan mu, buatlah
daftar kelebihan kamu seperti pendidikan, pengalaman, kepribadian,
keterampilan, koneksi – koneksi. Dan buat juga daftar kamu sendiri titik –
titik yang kamu anggap lemah sendiri. Lalu siapkan dirimu untuk mengubah
kelemahan tersebut untuk menjadi kekuatanmu ..
“Pelajarilah
segala sesuatu tentang calon majikan yang kamu incar,dan gunakan pengetahuan
ini setiap kali kamu menyurati mereka. ..... Rapikan surat – surat pengantar
yang kamu kirim bersama – sama dengan Resumemu;
dandani surat – surat susulan yang kamu kirim setelah wawancara – gunakan jenis
kertas yang bagus, dengan ketikan yang tajam dan bersih. Pada sura – surat susulan,
tambahkan satu dua kalimat yang bersifat pribadi dibawah tanda tanganmu”.
Analasisa siapa Atasan kita, baik
dari background Keluarga, Pendidikan, Hobi, Pengalaman hidup. Karena hal – hal tersebut
dapat berguna jika kamu ingin mendapatkan kesan baik dan poin plus terhadap
atasan kamu, gunakan pengetahuan ini tiap kali kamu sedang ngobrol santai, atau
saat bekerja. Maka kamu akan mendapatkan ikatan secara emosional.
“Jika kamu
kebetulan mengetahui sesuatu tentang orangyang berpotensi menjadi pesaing dalam
memperebutkan posisi yang kamu incar, usahakan untuk menyingkirkan orang –
orang ini dari pertimbangan sang bos dengan pujian yang lamat – lamat, entah
pujian itu berdasar atau tidak.”
Dalam hal ini kamu harus dituntut
untuk memperkecil rasio kesempatan pesaing mu untuk mendapatkan posisi yang
kamu inginkan. Hal apa saja? Kamu bisa tunjukan hasil kerjamu, kedisiplinan,
loyalitas dan tentunya prestasi – prestasi kerjamu atau kamu bisa membuat isu –
isu atau pendapatmu untuk menjatuhkan image dari pesaing – pesaingmu.
“Jika
pesaingmu adalah orang – orang yang kompoten, cukup berharga untuk dijadikan
bawahan kelak, kamu selalu bisa memperkejakan mereka belakangan, setelah kamu
mendaki satu dua tataran di atas mereka dalam piramida perusahaan”
Analisa kekuatan – kekuatan pesaing
– pesaing mu, karena mereka nanti akan
berguna ketika mereka nanti jadi bawahanmu untuk menjalankan perusahaan, tetapi
jangan pernah kamu memberikan pekerjaan kepada mereka dimana pekerjaan tersebut
adalah pekerjaan besar yang memberikan prestasi perusahaan sebelum kamu mendapatkan
jabatan yang berbeda dua tingkatan atau lebih. Karena itu akan membuat posisi
jabatan mu terancam
“Jika
kamu berhasil mengamankan pekerjaan yang kamu incar, kirimkanlah surat – surat ucapan
terimakasih kepada semua calon majikan lain yang pernah mewawancarai kamu. Bersikap
manis tidak membutuhkan ongkos besar, lagi pula siapa tahu kelak ... “
Walaupun kamu sudah mempunyai
jabatan, tetapi silatuhrahmi itu penting. Jangan terlalu fokus kepada yang di
atas tetapi kita perlu juga memperhatikan bawahan, karena info, rejeki,
pekerjaan bisa datang dari siapa saja.
“Wajar,
sebagaimana dalam setiap perusahaan, pemula dituntut untuk mencium pantat. Sebagaimana
dikatakan oleh seorang dalam kelompok lain, kamu harus memilikimoral seorang
pelacur dan sopan santun seorang guru tari. Tetapi, sementara waktu berlalu,
dan kamu menapak maju, kewajiban – kewajiban ini akan semakin sedikit, sampai
akhirnya kamu menjadi orang yang akan menyodorkan pipimu untuk di cium, yang
mungkin memang tujuanmu, sebagaiamana itu adalah tujuan kami semua, apapun gaya
yang kami pakai”
Tak adapun proses yang singkat
untuk mencapai jabatan yang kamu inginkan, butuh kerja keras untuk mencapai itu
semua, karena ketika kamu menjadi apa yang kamu inginkan hal – hal yang pernah
kamu lalui itu akan menjadi pengalaman mu dan dasar untuk menganalisa.
Minggu, 03 November 2013
Analisa Buku The Mafia Manager Bimbingan Machiavelli bagi bisnis "Pendahuluan"
Pada kesempatan ini saya akan menganalisa buku The Mafia Manager ..
secara garis besar buku ini berceritakan tentang teori - teori manajemen, refrensi dari buku ini berasal dari teori - teori dari machiavelli yaitu tentang pemerintahan yang kuat, ideologi, kekuasaan dan tentunya politik. berangkat dari hal tersebut buku ini hanya sebuah analogi teori machiavelli yang di aplikasikan didalam dunia bisnis Mafia yang tidak lain berkecimpung di dunia kriminal .. tetapi saya tidak akan mengangkat sejarah atau sepak terjang dari Mafia yang diceritakan dalam buku ini, saya akan mengangkat sebuah Teori - teori yang terdapat dalam buku ini dan apakah teori tersebut memang berkembang dalam kehidupan kita?
ada istilah "hidup ini kejam bung" dan seperti ini lah buku ini mengungkap bagaimana orang - orang melakukan pekerjaannya dan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya, buku ini akan selalu menjadi kontroversi sebagaimana halnya teori - teori Machiavelli dimana hal - hal yang jauh dari norma kebaikan,adab adab dan sifat baik manusia .. tetapi inilah yang terjadi dalam dunia politik dan dunia bisnis ..
buku ini bukan mengajarkan anda untuk berbuat kejahatan dalam berbisnis atau bekerja, tetapi ini akan membantu anda menganalisa dan mengkaitkan pada realita politik dan bisnis .. "hiduplah dengan sekelompok serigala - serigala niscaya kamu akan bisa mengaum"
dalam buku ini kita akan diajarkan cara mempertahankan, berfikir jernih dan "Tak Kenal Ampun" ..
secara garis besar buku ini berceritakan tentang teori - teori manajemen, refrensi dari buku ini berasal dari teori - teori dari machiavelli yaitu tentang pemerintahan yang kuat, ideologi, kekuasaan dan tentunya politik. berangkat dari hal tersebut buku ini hanya sebuah analogi teori machiavelli yang di aplikasikan didalam dunia bisnis Mafia yang tidak lain berkecimpung di dunia kriminal .. tetapi saya tidak akan mengangkat sejarah atau sepak terjang dari Mafia yang diceritakan dalam buku ini, saya akan mengangkat sebuah Teori - teori yang terdapat dalam buku ini dan apakah teori tersebut memang berkembang dalam kehidupan kita?
ada istilah "hidup ini kejam bung" dan seperti ini lah buku ini mengungkap bagaimana orang - orang melakukan pekerjaannya dan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya, buku ini akan selalu menjadi kontroversi sebagaimana halnya teori - teori Machiavelli dimana hal - hal yang jauh dari norma kebaikan,adab adab dan sifat baik manusia .. tetapi inilah yang terjadi dalam dunia politik dan dunia bisnis ..
buku ini bukan mengajarkan anda untuk berbuat kejahatan dalam berbisnis atau bekerja, tetapi ini akan membantu anda menganalisa dan mengkaitkan pada realita politik dan bisnis .. "hiduplah dengan sekelompok serigala - serigala niscaya kamu akan bisa mengaum"
dalam buku ini kita akan diajarkan cara mempertahankan, berfikir jernih dan "Tak Kenal Ampun" ..
Langganan:
Komentar (Atom)