Bagian
1 "Mengelola Diri Sendiri" – Para Capo
“Setiap orang yang masih hijau dalam karirnya membutuhkan sponsor
seorang Capo, artinya sebelum kamu memegang komando, kamu harus belajar patuh.
Jika sang Capo membentak, kamu membungkuk mengikuti kesiur anginnya atau patah.
Jika sang Capo murka, kamu berdiri tegak dan mengucurkan keringat. Jika sang
Capo tertawa, kamu senyum (setidak – tidaknya).”
Capo artinya adalah mentor /
atasan / guru. Setinggi tingginya ilmu, sebanyak – banyaknya pengalaman, sifat patuh dan menghormati
atasan, berprilaku seperti bawahan jika kamu memang dalam posisi bawahan
karena sikap tersebut yang akan membuatmu bertahan dalam suatu perusahaan. Dan jangan
lah sekali –kali menggunakan bawahan yang belum pernah belajar patuh walaupun berkompetennya
dia
“Jika bertemu
dengan sang capo, bicaralah hanya jika kamu diajak bicara,dan itu pun sesuai
dengan sudut pandangnya; kalau tidak, berdiri tegak dan tutup mulut. Jika diminta
informasi tambahan mengenai sesuatu masalah, sodorkanlah jika kamu memang
memilikinya, tapi hanya jika diminta atau informasi yang sangat vital. Dengan kata
lain, pada dasarnya kamu adalah abdi bagi seorang atasan atau semacamnya selama
kamu masih menjadi bawahan”.
Jika kamu ingin menjadi bawahan
yang baik, kamu harus mengikuti apa arahan yang diberikan atasan kamu dengan
baik, jangan pernah melenceng atau mengabaikan perintah atau arahan yang
diberikan oleh atasan walaupun atasan lebih mempedulikan hasil dari kerja kamu,
tetapi dia akan menghargaimu jika kamu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan
arahannya.
“Ada pepatah Italia
yang mengatakan Tratta conquello che sono
miglio di te efagli, yang artinya bergaulah dengan orang – orang di atasmu,
dan lunasilah semua ongkosnya. .... ia penting bagi masa depanmu, dan kamu
harus menunjukan kepadanya bahwa kamu memahami dan menghargai hal itu. Kamu harus
menunjukan sikap hormat padanya”.
Bergaulah dengan orang – orang yang
bisa menunjang atas kenaikan karir dari pekerjaanmu, berikan apa yang mereka
mau, kerjakan dan selesaikan karena mereka adalah kunci dari pintu masa depan
karirmu.
“Belakangan dalam
karirmu, jika kebetulan saja mentor dari masa hijaumu di lingkaran itu
menghalangi kemajuanmu, apa yang harus kamu lakukan? Singkirkan dia, tentu
saja. Toh dia sudah mendapatkan karirnya, kan? Para mentor memiliki otoritas
dan kekuasaan (yang kamu juga incar). Tidak penting bagaimana mereka
mendapatkan semua itu, atau apakah mereka pantas mendapatkanya semua itu. Yang penting
adalah bahwa mereka sudah mendapatkannya. Mereka adalah orang – orang yang
memiliki tamparan menyengat, dan mereka akan menggunakan tamparan itu demi kamu
jika kamu mengerjakan tugas kotor mereka.”
Jangan pernah ragu untuk
menyingkirkan hal – hal yang bisa menghambat jenjang karirmu walaupun itu
adalah atasan kamu, singkirkan atasanmu dengan prestasi yang sangat besar untuk
perusahaan hingga Big Bos memperhatikan kamu dan memberikan promosi untuk kamu,
jangan pernah ragu atas kemampuan yang kamu miliki jika kamu memang berkompeten
dalam jabatan berikutnya.
“Jika Capo di
atasmu adalah seorang Buffone jangan
menonjol – nonjolkan dia. Itu akan ia lakukan sendiri. Sejauh menyangkut
kepentinganmu, dia tidak selalu benar, tetapi yang penting sekarang ini dia
adalah capomu. Tetapi jangan bermain cinta dengannya, dengan orang- orangnya,
kenalan – kenalannya, atau perusahaan dan lembaga – lembaga yang ada dibawah
perlindungannya. Cari tahu siapa adalah siapa, dan apa adalah apa. Simpan informasi
ini untuk kamu gunakan sendiri di masa depan. Dan yang terpenting, jangan
sekali – kali mengambil daging dari tempat kamu mengambil roti”.
Pengertian Buffone ini ialah
seorang yang tangguh dan mempunyai peranan penting dalam organisasi. Sang
Buffone ini adalah guru bagi kamu, ketahui bagaimana cara dia bekerja, cari
tahu orang yang penting bagi dia dalam menyelesaikan pekerjaannya, cari tahu
jaringan yang dia punya dan bekerja dengan siapa saja dia karena hal seperti
ini nanti akan berguna bagi kamu kedepannya jika kamu menjadi pemimpin kelak,
tetapi perlu di ingat jangan kamu khianati dia atau kamu menusuk dia dari
belakang, karena dia bisa dapet menghancurkan kamu seketika.
“Jika atasanmu
perkasa, ikuti petunjuknya,dukunglah dia, biarkan dia melindungimu,
mendukungmu, membiayai kamu, menggendongmu sambil menapak ke jenjang atas, dan
sekali lagi jangan mengusik wanita – wanitanya, istri, gundik, anak perempuan,
keponakan, babu, pelacur, sekretaris ataupun yang menjadi miliknya. Tapi jika
kamu cukup beruntung bisa mengawini anak perempuan seorangcapo atau kerabat
dekatnya tentu saja setelah mendapatkan
jauh sebelum itu izin darinya (andaikata kamu bisa kawin dengan apa yang
disebut Puteri Mafia, itu adalah karunia Tuhan bagi manusia pilihan; orang lain
tidak akan pernah bisa)”.
Jangan pernah sekali kali kamu
ikut campur urusan pribadi atasan kamu walaupun kamu mengetahuinya, bekerjalah
secara profesional sebagaimana kamu porsinya. Walaupun kamu sudah mempunyai ikatan
emosional dengan atasanmu karena jika kamu salah bersikap kamu akan meruntuhkan
ikatan tersebut. Dan beruntung sekali jika kamu bisa menjadi saudara angkat
dari atasanmu yang dimana akan menunjang karir kamu juga.
“Pastikan agar kamu
paham benar apa yang telah diperintakan bos sebelum kamu bertindak
melaksanakannya. Bagaimana jika kamu keliru membunuh orang, atau keliru
mendepak pegawai kecil di kantor cabang Kota Kansas? Pelajarilah seni
mengajukan pertanyaan. Ini mudah bagi beberapa orang tetapi sulit agi yang
lain. Tetapi ini selalu bagian terpenting”.
Terkadang Hal – hal kecil bisa
sangat penting. Kekurangan paham seseorang dalam menyaring arahan dari atasan
bisa menjadi sangat fatal dalam penyelesaian tugas. Jangan pernah malu untuk
bertanya kembali atas arahan yang diberikan atasanmu jika kamu tidak paham,
tetapi bertanya secara seni, artinya kamu bertanya dengan nada menegaskan bahwa
kamu memastikan arahan agar tidak jadi kesalahan dan jangan bertanya seakan –
akan kamu tidak mengerti atau bodoh.
“Juga, jangan
sekali – kali menulis apa pun juga yang bisa menjebloskan kamu ke penjara :
nama – nama, alamat – alamat, jumlah uang yang terhutang, perjanjian rahasia. Dokumen
– dokumen seperti itu sering kali disuguhkan sebagai bukti utama di pengadilan
orang – orang sial, dan kamu tidak akan senang menjadi orang semacam itu. Dan ingat,
semua Capo persis seperti kamu dulu harusmulai dari bawah, dan semuanya
sekarang berdiri di atas bahu para raksasa. Juga di atas tulang belulang para
raksasa. Jika kamu mendaki piramida itu, kamu mendaki bukit tulang. Tetapi dia
yang memetik buahnya memang harus mendaki. Ya kan?”.
Hal terpenting jika kamu
melaksanakan tugas kotor dari atasan kamu, atau kamu bagian yang terpenting
dalam organisasi yang mengetahui kebusukan organisasi kamu, kamu perlu
mengantisipasi kebocoran tersebut, tidak boleh ada yang tahu tentang hal itu,
baik rekan kerjamu bahkan dari keluargamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar